Kesalahan Asesi #3
Portofolio tidak terstruktur (sulit diverifikasi)
Yang dinilai bukan cuma isi dokumen, tapi juga apakah bukti bisa dibaca cepat dan konsisten terhadap unit kompetensi.
Navigasi cepat
Struktur portofolio yang “ramah asesor”
Format sederhana, tapi dampaknya besar: mempercepat verifikasi dan mengurangi tanya-jawab yang berputar.
Do
Yang membuat bukti cepat “terbaca”.
- Buat daftar isi + penomoran bukti.
- Susun per unit kompetensi: ringkasan peran → bukti → penjelasan.
- Pisahkan bukti inti vs bukti pendukung.
Don’t
Yang sering memicu revisi atau tanya-jawab berulang.
- Menggabungkan semua bukti dalam 1 folder tanpa indeks.
- Mengulang bukti yang sama untuk banyak unit tanpa penjelasan.
- Mengirim scan buram/terpotong sehingga tidak terbaca.
Scan yang jelas itu “hemat waktu”
Dokumen buram sering memicu verifikasi ulang. Lebih baik sedikit tapi jelas.
Gunakan label bukti
Contoh: “Bukti 3A – Surat Tugas Proyek X – Unit 2”.